Monday, September 26, 2016
#1 Anies - Analisa Singkat Tentang Pilkada DKI 2017-2022
Thursday, December 24, 2015
Christmas Reflection
Sunday, December 13, 2015
Serving and Hearing (1 Samuel 15)
As a Christians, we tend to think about the dichotomy about serving God and hearing God's Word.
I want to share what I got after I read 1 Samuel 15. The context was taken when Saul thought that he is wise enough to chose his will, when God ask Saul (through Samuel) to destroy all the living beings in Amalek.
Saul thought that he can chose not to obey God's word, and tend to convince God that Saul's option were better than God's.
So do us. We often think that our plan is better than God's everlasting will. The word use to "clean up the Amalekites" in Hebrew is "Haram". The word "Haram" is so familiar in my context living in Indonesia (the world most populous Moslem country in the world). "Haram" means filth, impure, profane.
So many definition of "haram" nowadays. But I'd like to introduce you a Christian point of view of haram. "Haram" is when we try to trim God's divine judgment to us. But as a "smartass" Christians, we'd almost never confess our sin, and try to cover ourselves with "serving".
As the climax of our sinful nature, we may be sound like this: "I served God! I didn't do sin! I don't give what He want, but I give Him what he needs!"
We serve God, and almost always cut of God's word. So much compromises in our life to not obey God's divine judgment to us. We need to re-think what should we do and how should we live, according to His word, without compromise.
Soli Deo Gloria
Thursday, June 25, 2015
KIN 2015 Bagi Remaja dan Pemuda
Hidup manusia terdiri atas beberapa masa: balita, kanak-kanak, remaja, pemuda, dewasa, dan lanjut usia. Masa manakah yang paling penting? Penilaian bisa berbeda-beda; masa dewasa adalah masa yang penting untuk berkarier dan bersumbangsih dalam pekerjaan, sedangkan pengalaman paling banyak berada pada usia lanjut.
Jikalau dilihat dari segi pengaruh dan penanaman fondasi untuk nilai hidup, usia remaja dan pemuda merupakan masa yang paling penting, karena di dalam masa inilah kejernihan pikiran dan ingatan manusia memungkinkannya melakukan berbagai pembelajaran dan studi yang sulit, kekuatan fisiknya memampukannya meraih prestasi dalam bidang olahraga. Pada masa ini juga manusia mulai memikirkan keperluan untuk mempunyai pasangan hidup dan berkeluarga.
Karena itulah masa remaja dan pemuda menjadi tempat perebutan antara kebenaran dan kejahatan, antara kesucian dan kenajisan, antara Tuhan dan setan. Tuhan mau manusia mengingat Dia sejak muda, mengisi hidup masa mudanya dengan sebanyak mungkin kebenaran firman Tuhan demi pembentukan karakter yang bernilai.
Di pihak lain, setan juga ingin memakai orang muda menjadi alatnya, menjadi orang yang rusak, penuh dengan pikiran jahat, dan merusak orang lain. Oleh karena itu, Konvensi Injil Nasional bagi Remaja/Pemuda dan Mahasiswa mempunyai signifikansi dan kepentingan yang tidak bisa diabaikan. Jikalau di dalam masa remaja dan pemuda manusia mempunyai arah yang benar, seumur hidupnya akan berjalan dalam perlindungan kebenaran dan pimpinan Tuhan, sebaliknya jika di dalam masa ini manusia mengambil pilihan yang salah, kehidupannya mungkin hancur untuk selama-lamanya.
Maka dengan pimpinan dan gerakan Roh Kudus, Tuhan memberikan beban kepada STEMI dan seluruh panitia untuk mengadakan Konvensi Injil Nasional bagi para remaja dan pemuda, demi membentuk karakter, mengisi pengertian kebenaran, menegakkan iman, serta mengarahkan moral dan pelayanan untuk memuliakan nama Tuhan.
Kiranya Tuhan memberkati KIN 2015 dan membersihkan hati kita, memberikan kekuatan pada kita untuk menjadi umat-Nya yang setia dan menjadi orang yang bersumbangsih bagi seluruh umat manusia.
Segala kemuliaan bagi Tuhan untuk selama-lamanya!
Silakan teman-teman hadir di RMCI yang beralamat di Jalan Industri blok B 14 Kav. 1 Kemayoran, Jakarta Pusat pk 19.00 untuk mengikuti sesi Pleno yang dibawakan oleh Pdt. Dr. Stephen Tong secara gratis! Jika teman-teman ingin mengikuti sesi harian juga bisa dengan mendaftarkan diri di konter yang sudah disediakan setiap paginya!
Tidak perlu khawatir! Sesi malam Pak Tong (Kamis 25 dan Jumat 26 Mei), pk 19.00 WIB) dan KKR Remaja (Sabtu 27 Mei, pk 16.00 WIB) akan di tayang secara LIVE di Reformed 21! Kami menyiapkan siaran langsungnya! Untuk selengkapnya bisa lihat pada gambar di bawah ini.
Tuesday, March 10, 2015
Si vis Pacem Para Bellum - If you want a peace, prepare to war
Wednesday, March 4, 2015
Bersyukur (Being Grateful)
Monday, January 19, 2015
Love Series: The Two Responses
“To love at all is to be vulnerable. Love anything and your heart will be wrung and possibly broken. If you want to make sure of keeping it intact you must give it to no one, not even an animal. Wrap it carefully round with hobbies and little luxuries; avoid all entanglements. Lock it up safe in the casket or coffin of your selfishness. But in that casket, safe, dark, motionless, airless, it will change. It will not be broken; it will become unbreakable, impenetrable, irredeemable. To love is to be vulnerable.”
Saturday, January 3, 2015
New Year Resolution?
Monday, December 8, 2014
Preparing Marriage
- Mercy / pengampunan,
- Grace / anugerah,
- Unconditional Love / kasih yang tidak bersyarat.
Wednesday, September 3, 2014
Perspective of Love
I took my bible and was trying to find the answer. I open 1 Corinthians 13 (I am not randomly search for the answer, I knew that verse talk about love). Surprisingly, I felt so blessed. I got another perspective of love, in an old manuscript called "Bible".
I found that The Love is a nuclear of our everything. Love acts as a nucleus in our life.
Monday, February 17, 2014
Second Disaster
Thursday, July 11, 2013
Ask: Why?
We often ask "why" in our life. The bitterness of our life sometimes force us to think "how unfair..."
We ought to feel that we were the saddest person in the world.
For me? Today is the day that God molds me. I've been hearing the word of God for a full-3-day. I couldn't expect that God tests me the day after I attend that convention.
Can you imagine how mad you are when you are waiting for around 6 hours for nothing? That is what I feel today in Immigration centre located in Jakarta...
I asked God "Oh God.... Why?"
Suddenly, I remember what I had been heard from the convention.. "God molds you in a very natural-way.. He has a greater plan than ours...... He know the best for His people....... Keep faith in Him... Never lost your faith, ask God for keep you safe in His hand..."
Surprisingly, I feel so calm... Just like never before... The power of the word is so strong that he could change the mood of hatred to a mood of flesh-heart...
Thus confirms me more about God as my center of my universe of thought..
Praise God!


